Respons Cepat Pemkot, Eva Dwiana Pimpin Langsung Penanganan Talud Roboh


TARING.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat menangani robohnya talud di aliran Sungai Way Awi, Kelurahan Jagabaya I dan II, Kecamatan Way Halim.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan menggandeng Satuan Tugas (Satgas) TNI untuk mempercepat proses evakuasi material longsoran, Sabtu, 18 April 2026.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung meninjau lokasi sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons dampak bencana. Kehadirannya sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal.

Baca Juga :  1.202 Warga Terdampak Banjir di Bandar Lampung Terima Bantuan Beras dan Uang Tunai

Sejumlah instansi turut dilibatkan dalam penanganan, di antaranya BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Puskesmas Way Halim, Linmas, serta aparat wilayah mulai dari RT, lurah, hingga camat setempat bersama Satgas TNI.

Talud yang ambruk diketahui memiliki panjang sekitar 40 meter dengan tinggi 5 meter. Kerusakan diduga dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur Bandar Lampung pada Selasa malam, 14 April 2026.

Baca Juga :  Program Stimulan Pemkot Berbuah Manis, Angka Kemiskinan Turun di Bandar Lampung

Eva Dwiana menegaskan bahwa penanganan harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh guna meminimalisasi dampak lanjutan.

“Seluruh instansi harus bergerak sigap dalam proses evakuasi material longsoran dan segera menyusun langkah teknis perbaikan,” tegasnya.

Selain melakukan peninjauan, petugas gabungan langsung melakukan penanganan awal dengan membersihkan material longsoran serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.

Baca Juga :  Sambut Ramadan 1447 H, Wali Kota Bandar Lampung Pimpin Rapat Koordinasi OPD dan Camat

Pemkot Bandar Lampung berkomitmen mempercepat proses perbaikan talud guna mengantisipasi potensi banjir serta mencegah kerusakan lanjutan di kawasan tersebut.

Langkah cepat ini menjadi bukti respons tanggap pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah potensi bencana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *