Ribuan Usaha Tumbuh di Bandar Lampung, Legalitas NIB Masih Jadi Tantangan


TARING.ID – Aktivitas usaha di Kota Bandar Lampung terus meningkat dengan total 5.670 proyek tercatat hingga April 2026. Di tengah pertumbuhan tersebut, pemerintah daerah mendorong pelaku usaha segera mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk legalitas.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) mencatat sebaran usaha terkonsentrasi di lima kecamatan, dengan Sukarame menempati posisi tertinggi sebanyak 1.297 proyek. Kecamatan Kedaton menyusul dengan 773 proyek, Way Halim 762 proyek, Kemiling 721 proyek, serta Tanjung Senang 669 proyek.

Baca Juga :  Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Perkuat Satgas hingga Soroti Kesiapan Sistem Peringatan Dini

Kepala DPMTSP, Febriana, Senin, 13 April 2026, menyebut tingginya aktivitas usaha di Sukarame dipicu pertumbuhan kawasan permukiman yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan dan perdagangan.

Dari sisi jenis usaha, sektor kuliner menjadi yang paling dominan. Industri makanan dan minuman mencatat 2.495 proyek, menunjukkan tingginya minat masyarakat pada bisnis berbasis konsumsi harian.

Baca Juga :  KMD & KML Pramuka Berperan Penting Bentuk Karakter Peserta Didik di Bandar Lampung

Minat berusaha juga tercermin dari tingginya penerbitan izin yang sempat mencapai ratusan dalam satu hari. Namun, pemerintah menilai masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki legalitas resmi.

Untuk itu, kepemilikan NIB terus didorong karena dinilai penting sebagai identitas usaha sekaligus syarat untuk mengakses pembiayaan dan pengembangan bisnis. Proses pengurusan kini dilakukan secara daring melalui sistem Online Single Submission yang dinilai lebih cepat dan mudah.

Baca Juga :  Pelatihan Penyusunan Soal TKA SD Siapkan Siswa Hadapi Ujian Sesungguhnya

Pemerintah berharap peningkatan jumlah usaha sejalan dengan kepatuhan terhadap legalitas, sehingga dapat memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *