TARING.ID – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lampung Selatan berlangsung berbeda. Tidak hanya seremoni, jajaran kepolisian menghadirkan Musabaqoh Hafidz Quran sebagai upaya memperkuat nilai spiritual di tengah masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Mapolres, Senin, 4 Mei 2026, itu dihadiri Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli. Dalam kesempatan tersebut, ia menilai langkah Polri memasukkan kegiatan religius sebagai bagian peringatan Hari Bhayangkara patut diapresiasi.
Menurutnya, Musabaqoh Hafidz Quran bukan sekadar lomba, melainkan sarana efektif membentuk karakter generasi muda agar memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
“Kegiatan ini penting untuk menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berpegang pada nilai-nilai Alquran,” ujarnya.
Erma juga mendorong agar kegiatan serupa terus dilakukan secara konsisten sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Sementara itu, pihak kepolisian menyebut Musabaqoh Hafidz Quran menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Selain menjaga keamanan, Polri juga berperan dalam pembinaan mental dan spiritual.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Antusiasme terlihat dari tingginya partisipasi dan semangat peserta dalam menghafal Alquran.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keagamaan diharapkan semakin mengakar di masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Selatan. (*)






