BRI Dampingi UMKM Naik Kelas, Kopi Desty Coffee Ulu Belu Kini Dinikmati Hingga Pulau Jawa


TARING.ID – Potensi kopi robusta dari dataran tinggi Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, terus menunjukkan daya saingnya di pasar yang lebih luas. Salah satunya melalui UMKM Desty Coffee, usaha pengolahan kopi binaan BRI Unit Ulu Belu Branch Office Pringsewu yang berhasil memasarkan produknya hingga berbagai daerah di Sumatera dan Jawa.

Usaha yang dirintis sejak 2019 oleh Sudiyana (45) itu kini menjadi salah satu produk UMKM unggulan di Kecamatan Ulu Belu. Mengandalkan biji kopi petik merah pilihan dari perkebunan setempat, Desty Coffee konsisten menghadirkan kopi berkualitas dengan cita rasa khas pegunungan Lampung.

Di rumah produksinya, Sudiyana bersama sang istri mengerjakan seluruh proses pengolahan kopi secara mandiri. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses sangrai, penggilingan hingga pengemasan dilakukan menggunakan peralatan produksi yang dibelinya sendiri.

Baca Juga :  Harga Emas 25 Agustus 2025 Turun Tipis

“Sejak awal kami ingin menghadirkan kopi dengan kualitas terbaik. Karena itu bahan baku yang digunakan merupakan kopi petik merah pilihan. Kami mengolahnya sendiri agar kualitas dan rasa tetap terjaga sampai ke tangan konsumen,” kata Sudiyana, Rabu, 10 Juni 2026.

Setiap hari, Desty Coffee mampu mengolah sekitar 20 kilogram kopi pilihan. Hasil produksi tersebut kemudian dikemas menjadi sekitar 100 bungkus berukuran 200 gram dengan harga jual Rp35 ribu per kemasan.

Produk kopi tersebut tidak hanya dipasarkan di sejumlah pasar dan toko di Kabupaten Tanggamus, tetapi juga menjangkau konsumen di berbagai daerah melalui pemasaran digital. Pesanan datang dari berbagai kota di Sumatera hingga Pulau Jawa yang kemudian dikirim menggunakan jasa ekspedisi.

Baca Juga :  Batu Bata Pringsewu, Pilihan Material Berkualitas untuk Bangunan Lebih Kokoh dan Tahan Lama

Menurut Sudiyana, perkembangan usaha yang dijalankannya tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang diberikan BRI Unit Ulu Belu.

“BRI banyak memberikan motivasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM seperti kami. Dukungan tersebut membuat kami semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran,” ujarnya.

Kepala BRI Unit Ulu Belu, M. Youngky Oktora, mengatakan keberhasilan Desty Coffee menjadi bukti bahwa UMKM lokal memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung dengan kualitas produk yang baik dan semangat berinovasi.

“Desty Coffee merupakan salah satu UMKM binaan yang berhasil mengoptimalkan potensi kopi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ini menjadi contoh bahwa UMKM di daerah memiliki kemampuan untuk menembus pasar yang lebih luas jika dikelola secara konsisten dan profesional,” katanya.

Baca Juga :  Pertemuan Rutin Iwaba Lampung Ke-5 Hadirkan Pelatihan Sulam Tapis dan Souvenir Kreasi Tapis

Youngky kesempatan itu didampingi mantrinya Irfan Rizal, BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendampingi pelaku usaha mikro agar mampu tumbuh dan naik kelas melalui pembinaan, pemberdayaan, serta dukungan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan UMKM.

“Kami berharap semakin banyak UMKM di Ulu Belu yang mengikuti jejak Desty Coffee. Potensi daerah ini sangat besar, terutama sektor kopi yang memiliki kualitas dan karakteristik yang sudah dikenal luas,” ujarnya.

Keberhasilan Desty Coffee tidak hanya menjadi cerita tentang secangkir kopi, tetapi juga tentang kegigihan pelaku UMKM dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Dari kaki Gunung Tanggamus, aroma kopi petik merah Ulu Belu kini terus menyebar ke berbagai penjuru negeri, membawa harapan bagi tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang lebih kuat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *